JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) lewat lini riset serta teknologi WINTEQ resmi melebarkan sayap layanan rekayasa dan otomasi pabrikasi ke ranah regional Asia Tenggara dengan menembus pasar Filipina. Langkah strategis tersebut ditandai oleh pengapalan perangkat mesin industri beserta sistem otomatisasi mutakhir langsung dari basis produksi WINTEQ di kawasan Karawang, Jawa Barat.
Perangkat pabrikasi yang diberangkatkan meliputi Automation Machining Line, Automation Casting Line, hingga Special Purpose Machinery. Seluruh instrumen mesin tersebut dipasok khusus guna menyokong operasional pabrik milik Astra Otoparts Philippines Inc. (AOPP) selaku entitas anak usaha yang beroperasi di Filipina.
Chief Operating Officer WINTEQ Fadli Hari Purnomo mengatakan pengiriman unit mesin otomasi ke Filipina menjadi momentum bagi perseroan dalam memperluas jangkauan bisnis special purpose machinery di tingkat regional.
“Kepercayaan dari AOPP menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas engineering, kemampuan integrasi sistem, dan menghadirkan solusi otomasi manufaktur yang mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (16/9/2026).
Peluang ekspansi industri ini didorong oleh geliat sektor kendaraan roda dua di Filipina yang terus merangkak naik. Mengacu pada data Motorcycle Development Program Participants Association Inc. (MDPPA), total angka penjualan sepeda motor di Filipina telah menembus 939.528 unit hingga paruh pertama Juni 2026, atau mengalami pertumbuhan sebesar 3,58% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Selain itu, dalam rentang waktu 2020 sampai 2025, pasar otomotif roda dua di negara tersebut juga mencatatkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (compound annual growth rate/CAGR) di angka 7,5%. Dinamika peningkatan pasar otomotif ini memicu lonjakan kebutuhan akan kapasitas produksi yang lebih besar, efisiensi operasional kerja, serta adopsi teknologi pabrikasi otomatis di fasilitas anak perusahaan tersebut.
Sementara itu, dari laporan pencapaian performa finansial, PT Astra Otoparts Tbk. sukses membukukan kenaikan laba bersih sebesar 22,6% secara tahunan yang menyentuh angka Rp1,2 triliun pada semester I/2026.
Berdasarkan laporan keuangan hingga akhir Juni 2026, kenaikan laba bersih AUTO berbanding lurus dengan pendapatan bersih konsolidasian yang tumbuh 13,2% year on year (YoY) menjadi Rp10,9 triliun dari sebelumnya Rp9,6 triliun.
Kinerja positif tersebut utamanya ditopang oleh kekuatan operasional dari dua lini bisnis inti perusahaan, yaitu segmen manufaktur dan perdagangan. Khusus untuk lini manufaktur, perolehan pendapatan bersih tercatat mencapai Rp5,6 triliun pada semester I/2026, atau mengalami ekspansi 11,6% YoY jika disandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang berada di level Rp5,0 triliun.
Lonjakan ini didorong oleh tingginya permintaan pasokan komponen dari para pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM) kendaraan roda dua dan roda empat.