Sikat Ghana, Pelatih Kolombia Puji Mentalitas Skuadnya

Sikat Ghana, Pelatih Kolombia Puji Mentalitas Skuadnya
Juru taktik tim nasional sepak bola Kolombia, Nestor Gabriel Lorenzo. (Foto: NET)

JAKARTA - Juru taktik tim nasional sepak bola Kolombia, Nestor Gabriel Lorenzo, melayangkan pujian untuk mentalitas pasukannya setelah mendepak Ghana pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat, Sabtu WIB.

Dia pun menyebut bahwa tiket menuju babak 16 besar ini sangat krusial lantaran ajang Piala Dunia edisi ini menyuguhkan ujian yang berat dari bermacam aspek.

"Kemenangan ini (lawan Ghana) sangat berarti karena turnamen kali ini sangat berat dengan suhu yang berbeda-beda dan perjalanan yang panjang, ditambah logistiknya benar-benar sulit bagi semua tim," kata Lorenzo.

Dia memaparkan bahwa kesuksesan timnya melangkah ke fase berikutnya ialah hasil dari jerih payah seluruh anggota skuad.

Para penggawa Kolombia, sambung dia, sudah berhasil melalui laga sengit dalam situasi penuh tekanan.

Lorenzo berpandangan bahwa James Rodriguez beserta kolega sanggup menyesuaikan diri dengan bermacam rintangan, sehingga dapat bermain dengan disiplin sepanjang jalannya laga.

Dia memendam harapan agar tren positif ini bisa terus dijaga ketika bersua dengan musuh selanjutnya.

Di fase 16 besar nanti, Kolombia dijadwalkan bersua Swiss di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Rabu (8/7) pukul 03.00 WIB.

Pertandingan itu bakal menjadi tantangan baru untuk Kolombia dalam merawat asa melaju lebih jauh pada Piala Dunia 2026.

Jika sanggup meredam perlawanan Swiss, Kolombia memiliki kans untuk berjumpa Argentina di fase perempat final. Skenario tersebut dapat terwujud apabila Argentina pun mampu menumbangkan Mesir pada babak 16 besar.

Lorenzo, yang sempat menjadi bagian dari tim Argentina di Piala Dunia 1990, berpeluang menantang negara asalnya jika kedua kubu sama-sama sukses menembus babak delapan besar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index