Resmi Gabung Chelsea, Marco Palestra Puji Xabi Alonso

Resmi Gabung Chelsea, Marco Palestra Puji Xabi Alonso
Bek kanan potensial milik Atalanta, Marco Palestra. (Foto: NET)

JAKARTA - Klub papan atas Liga Inggris, Chelsea, sukses merampungkan proses transfer bek kanan potensial milik Atalanta, Marco Palestra, pada jendela transfer musim panas ini. 

Manajemen The Blues menggelontorkan dana sebesar 47 juta poundsterling atau berkisar Rp 1,1 triliun, sudah termasuk bonus, untuk mendaratkan sang pemain. Pergerakan agresif ini menjadi langkah awal pihak klub merombak komposisi tim guna mendongkrak performa dan daya saing di kompetisi domestik. 

Kedatangan pemain berusia 21 tahun ini juga menjadi pembelian signifikan pertama sejak Xabi Alonso ditunjuk sebagai juru taktik baru. Sang pemain menyetujui kontrak berdurasi enam tahun dengan opsi perpanjangan otomatis selama satu musim.

Sebelum memilih berlabuh ke London Barat, Palestra sebenarnya dikabarkan hampir sepakat untuk kembali memperkuat klub masa kecilnya, Inter Milan. 

Kendati demikian, Chelsea bertindak lebih gesit dengan melayangkan tawaran yang melampaui nilai ajuan Inter sebesar 43 juta poundsterling (sekitar Rp 1 triliun) sekaligus memberikan tawaran gaji yang jauh lebih memikat di Premier League.

Pemain yang tampil memukau di kompetisi teratas Italia tersebut membagikan rasa gembiranya setelah diperkenalkan secara resmi. Ia menegaskan tidak memiliki keraguan sedikit pun saat menerima pinangan Chelsea guna mendongkrak karier sepak bolanya ke level tertinggi.

"Banyak hal yang meyakinkan saya untuk bergabung dengan Chelsea , salah satu klub terbaik di dunia," kata Palestra, Kamis (2/7/2026).

Dirinya turut melontarkan pujian mendalam kepada pelatih anyar tim. Ia percaya kehadiran sang juru taktik bakal membawa pengaruh besar bagi peningkatan kualitas individu serta kerja sama tim di lapangan.

"Kami memiliki banyak pemain berbakat di sini, skuad yang sangat kuat, dan manajer yang hebat, Xabi."

"Dia telah berbicara kepada saya tentang bagaimana dia ingin kami bermain, yang sangat menarik, dan kami tidak sabar untuk berkompetisi di Liga Premier."

Kepindahan ini merepresentasikan lonjakan karier yang masif bagi sang pemain hanya dalam rentang waktu tiga tahun, berawal dari kompetisi kasta ketiga Italia bersama Atalanta U-23 hingga kini menembus tim utama di London Barat.

Saat dipinjamkan ke Cagliari musim lalu, ia dinobatkan sebagai bek terbaik di Serie A berkat performa impresifnya, yang juga berbuah panggilan perdananya ke tim nasional senior Italia pada babak play-off Piala Dunia.

Mengacu pada data statistik Opta, ia mengemas 73 percobaan dribel dengan jarak tempuh melebihi 5 meter. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara barisan pemain bertahan di liga utama Italia, di mana posisi puncak secara umum hanya diungguli oleh pemain sayap Juventus, Kenan Yildiz. 

Lewat aksi individu itu, 70 dribel berhasil ia selesaikan dengan sempurna, sekaligus menorehkan rekor tertinggi bagi seorang bek di 10 kompetisi sepak bola top Eropa. Tidak hanya itu, dirinya pun tercatat sebagai pemain dengan daya jelajah lari cepat terjauh sepanjang masa peminjamannya.

Mantan direktur olahraga Cagliari, Guido Angelozzi, membenarkan perihal kematangan sikap yang diperlihatkan oleh talenta muda ini sejak pertama kali mendarat di klub.

"Hal pertama yang membuat saya terkesan adalah kedewasaannya," ungkap Angelozzi. "Dia adalah seorang pemuda yang sangat ingin tahu - selalu bersedia mendengarkan, namun memiliki kepribadian yang kuat."

"Ia berlatih dengan intensitas tinggi dan terus berusaha untuk meningkatkan kemampuannya. Ia sopan, tenang, dan sangat serius dalam pekerjaan sehari-hari. Sifat-sifat ini pasti akan tercermin di lapangan."

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index