JAKARTA - Desain lanskap pada Plaza Seremoni yang menyatukan unsur keindahan, fungsi ruang publik dalam koridor pembangunan berkelanjutan, sukses mengantarkan Ibu Kota Nusantara (IKN) menyabet penghargaan global berupa Honour Award.
"Plaza Seremoni IKN berhasil meraih penghargaan internasional Honour Award di ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026 untuk kategori Landscape Design Award (Professional Category)," kata Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono di Nusantara, Jumat (26/6/2026).
Prestasi ini, menurut Basuki, semakin mengokohkan kedudukan IKN sebagai ibu kota yang memprioritaskan kualitas, estetika, dan pembangunan berkelanjutan, serta menyokong pengembangan Nusantara sebagai kota yang nyaman sekaligus layak huni.
"Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden Nomor 79/2025 dalam mempersiapkan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028," katanya.
Plaza Seremoni sendiri merupakan bagian dari Kawasan Sumbu Kebangsaan yang berlokasi di depan Istana Negara dan Istana Garuda, sehingga bertindak sebagai pusat kegiatan kenegaraan sekaligus ruang interaksi warga di Nusantara.
Area tersebut dibangun sebagai interpretasi modern dari konsep alun-alun Indonesia yang selama ini menjadi tempat berkumpul, berinteraksi, dan merajut konektivitas sosial.
Basuki menyebutkan bahwa pembangunan Nusantara sejak awal memang dikonsepkan dengan keseimbangan antara kualitas infrastruktur, estetika, dan keberlanjutan.
Plaza Seremoni dirancang tidak sekadar untuk aktivitas kenegaraan, melainkan juga sebagai ruang publik inklusif yang bisa dipergunakan masyarakat untuk bermacam kegiatan sosial, budaya, dan rekreasi.
Berbagai sarana seperti amfiteater terbuka, jalur pedestrian, jalur sepeda, ruang terbuka hijau, galeri UMKM, hingga ruang komunal menjadi bagian dari langkah mewujudkan ruang kota yang nyaman serta hidup. Nilai tambah Plaza Seremoni juga tampak dari implementasi prinsip ekologis pada desain kawasan.
Pemanfaatan kontur lahan yang alami serta sistem tata air modern menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan alam, sekaligus mempertegas identitas Nusantara sebagai kota yang berkembang selaras dengan lingkungan.
Pemberian penghargaan MLAA 2026 yang dilaksanakan pada 20 Juni 2026 membuktikan bahwa pembangunan IKN memperoleh perhatian dan apresiasi di level internasional.
"Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa karya pembangunan Indonesia mampu menghadirkan standar baru dalam pengembangan kota modern yang mengintegrasikan aspek lingkungan, teknologi, dan kualitas hidup masyarakat," kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.