JAKARTA— Pemimpin WhatsApp, Will Cathcart, menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut setelah hampir tujuh tahun menakhodai platform pesan milik Meta itu. Posisi yang ditinggalkan Cathcart akan diisi oleh pendiri perusahaan tekfin asal India, CRED, yaitu Kunal Shah.
Melalui unggahan di media sosial X, Cathcart menyampaikan bahwa keputusan ini diambil saat performa WhatsApp sedang dalam posisi yang sangat kuat. Ia merasa momen ini adalah waktu yang pas untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada figur baru.
“Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami bangun. Kami berhasil menghadirkan layanan pesan terenkripsi end-to-end kepada lebih dari 3 miliar orang,” tulis Cathcart dikutip dari X pada Selasa (23/6/2026).
Cathcart menambahkan, selama masa jabatannya, WhatsApp secara konsisten mengembangkan aspek privasi serta keamanan, seperti perluasan enkripsi pada obrolan grup, perangkat pendamping, serta peluncuran beragam layanan baru.
Menurutnya, perusahaan juga terus berupaya melindungi hak pengguna untuk berkomunikasi secara privat di seluruh dunia.
Mengenai sosok penggantinya, Cathcart meyakini bahwa Kunal Shah adalah pemimpin yang tepat untuk WhatsApp ke depannya. Ia menilai Shah memiliki rekam jejak impresif dalam membangun perusahaan teknologi dan memahami kebutuhan miliaran pengguna yang bergantung pada aplikasi digital setiap harinya.
“Dia membangun CRED menjadi salah satu perusahaan teknologi paling penting di India dan memiliki kepedulian yang mendalam terhadap orang-orang yang mengandalkan aplikasi kami. Saya sangat antusias melihat apa yang akan dibangun Kunal bersama tim luar biasa kami,” ujarnya.
Cathcart juga tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna WhatsApp di dunia.
“Terima kasih atas kesempatan untuk melayani orang-orang yang mengandalkan WhatsApp di mana pun berada,” katanya.
Kunal Shah sendiri dikenal sebagai pengusaha teknologi serta investor malaikat terkemuka di India. Ia merupakan pendiri CRED, penyedia layanan bagi pengguna kartu kredit, dan ikut mendirikan platform pembayaran digital, FreeCharge.
Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Shah mendirikan CRED pada 2018. Sebelumnya, ia memimpin FreeCharge dari 2010 hingga 2016 sebelum perusahaan tersebut diakuisisi Snapdeal pada 2015 senilai sekitar US$450 juta.
Selain membangun startup, Shah aktif berinvestasi di berbagai perusahaan teknologi di India maupun Asia Tenggara, termasuk Gojek, Zilingo, Unacademy, Razorpay, Rupeek, Mobile Premier League (MPL), Spinny, dan Pocket Aces.
Kariernya juga mencakup posisi sebagai ketua Internet and Mobile Association of India (IAMAI), penasihat di AngelList dan Sequoia Capital, serta partner paruh waktu di Y Combinator. Saat ini, Shah masih tercatat sebagai penasihat dewan Times Group serta direktur independen di Syrma SGS Technology.