JAKARTA - Geliat pasar kendaraan roda dua berbasis listrik di Indonesia saat ini tengah mengalami pertumbuhan yang sangat masif. Berbagai produsen baru, khususnya dari luar negeri, terus berdatangan untuk mengadu nasib di pasar domestik.
Menanggapi situasi tersebut, TVS Motor Company Indonesia mengingatkan pentingnya faktor keberlanjutan sebuah produk daripada sekadar ikut meramaikan tren sesaat.
TVS enggan asal meluncurkan produk tanpa adanya jaminan jangka panjang bagi para konsumen di tanah air. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri di tengah maraknya produsen motor listrik baru di dalam negeri.
TVS menyoroti pergerakan pasar motor listrik di Indonesia yang dianggap sangat fluktuatif. Kehadiran banyak merek baru di permukaan sering kali tidak disertai dengan fondasi bisnis serta kesiapan layanan purnajual yang kokoh, sehingga rentan gulung tikar dalam waktu yang singkat.
Oleh karena itu, TVS berkomitmen untuk menjamin bahwa seluruh lini produk berbasis baterai yang mereka hadirkan di Indonesia ditopang oleh ekosistem yang matang agar tidak mengecewakan konsumen di masa mendatang.
"Kalau untuk motor listrik mungkin teman-teman tau mereknya banyak banget. Hari ini ada, mungkin bulan depan udah nggak ada. Kami akan memastikan bahwa produk yang diluncurkan oleh TVS itu benar-benar produk yang memang sustainable. Bukan yang hari ini ada, nanti bulan depan tiga bulan udah nggak ada lagi," ujar Alvin Tan, Country Head of Sales TVS Motor Company Indonesia, di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Hingga saat ini, produk motor listrik TVS iQube yang dijual pada rentang harga Rp 29 jutaan diklaim memperoleh sambutan yang relatif positif dari masyarakat. Demi mengoptimalkan penetrasi pasar, TVS tidak cuma bertumpu pada jalur penjualan ritel konvensional dari diler ke konsumen.
Pabrikan otomotif besar asal India ini juga mulai melebarkan jangkauannya dengan menyasar segmen bisnis serta mengimplementasikan sistem sewa di sejumlah kota besar untuk memikat lebih banyak pengguna.
"Respon masih cukup baik kalau dilihat saat ini. Kami juga tidak hanya memberikan untuk end-to-end, kami juga memberikan juga untuk B2B dan juga untuk sewa pinjam yang kami lakukan contohnya di beberapa kota untuk skema tersebut. Untuk menarik pengguna iQube," kata Ryan Rahadian, Marketing Head TVS Motor Company Indonesia.
Melihat kecenderungan tren kendaraan elektrik yang kian ringkas dan fungsional, TVS juga tetap melirik peluang untuk terjun ke segmen sepeda motor listrik di bawah kelas iQube. Apalagi di pasar India, mereka telah mempunyai model TVS Orbiter, ditambah lagi beberapa kali foto penampakan motor listrik baru TVS sempat tersebar luas di jagat maya.
Kendati masih merahasiakan informasi detail mengenai waktu perilisannya, TVS membenarkan ketertarikan mereka untuk ikut bersaing di ceruk pasar motor listrik berdimensi ringkas tersebut.
"Ya intinya untuk produk baru kita akan tetap keluarkan. Cuman untuk kapan dikeluarkannya kita tunggu aja sampai mainnya," kata Alvin.