Menkeu Suahasil Buka Suara soal Usulan Batal Mutasi Pejabat Era Purbaya

Rabu, 16 September 2026 | 19:47:00 WIB

GLOBALINVESTOR.ID — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menanggapi usulan pembatalan mutasi ratusan pejabat yang dilakukan Purbaya Yudhi Sadewa pada 10 September 2026. Ia menyatakan masih menunggu masukan dari seluruh unit eselon I sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Pernyataan itu disampaikan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Suahasil menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendiskusikan proses dan aktivitas yang sudah berjalan dari perombakan tersebut. Menurut dia, penunjukan pejabat memiliki jenjang yang harus dilalui dan dilakukan bersama oleh seluruh unit eselon I di Kementerian Keuangan.

"Kita mendiskusikan ya, melihat proses maupun yang sedang terjadi, yang sudah terjadi, proses maupun aktivitas dari yang sudah terjadi," kata Suahasil di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Ruang Masukan dari Seluruh Eselon I

Suahasil membuka ruang bagi setiap unit eselon I untuk menyampaikan kejanggalan atas pengangkatan pejabat baru. Ia menyebut masih menunggu laporan dari teman-teman di seluruh unit eselon satu.

"Saya masih sekarang mencoba menunggu dari teman-teman seluruh unit eselon satu, karena kan yang namanya penunjukan pejabat itu ada jenjang-jenjangnya dan kemudian juga dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh unit," jelasnya.

Menurut Suahasil, peninjauan menyeluruh diperlukan karena struktur pejabat di Kementerian Keuangan kerap bersifat lintas unit eselon I. Struktur semacam itu, katanya, memperkuat sinergi dan koordinasi antarunit.

"Karena kadang-kadang kita memerlukan struktur pejabat yang sifatnya itu lintas unit eselon satu, karena itu memperkuat sinergi, memperkuat koordinasi. Jadi ini yang kita sedang pastikan dan akan kita pastikan bahwa sinergi dari Kementerian Keuangan itu terjadi dengan baik," papar Suahasil.

Belum Ada Kepastian soal Pembatalan

Suahasil belum dapat memastikan apakah pengangkatan yang dilakukan sebelumnya akan dibatalkan. Ia menyatakan akan melihat terlebih dahulu apa yang sudah dilakukan pada pelantikan sebelumnya.

"Kita nanti melihat dulu ya, apa yang sudah dilakukan kemarin. Karena kan kalau seperti pelantikan itu ada juga pelantikan yang hybrid. Nah, ada yang waktu itu datang sehingga ini nanti jadi kombinasi yang keseluruhan," ujarnya.

Latar Belakang Perombakan

Perombakan posisi ratusan pejabat dilakukan Purbaya Yudhi Sadewa saat masih menjabat Menteri Keuangan pada 10 September 2026. Perubahan terbesar terjadi di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Usulan pembatalan mutasi tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dan Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pejabat yang terdampak maupun posisi spesifik yang dipersoalkan.

Kementerian Keuangan belum menetapkan tenggat kapan keputusan atas usulan pembatalan akan diambil. Suahasil menegaskan bahwa yang menjadi prioritas adalah memastikan sinergi antarunit eselon I tetap terjaga dalam setiap penunjukan pejabat.

Terkini