Krakatau Steel Perkuat Daya Saing SDM Banten melalui Migrant Center

Krakatau Steel Perkuat Daya Saing SDM Banten melalui Migrant Center
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperluas lapangan pekerjaan serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Banten.

Guna mencetak SDM yang kompeten dan berdaya saing di level global, BUMN baja ini menjalin kemitraan dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Pemerintah Provinsi Banten, serta Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman pendirian Banten Migrant Center.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menjelaskan bahwa pembentukan Banten Migrant Center menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan sinergi antara pihak pemerintah, sektor pendidikan, dan industri demi menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang berkualitas global.

"Sebagai BUMN, Krakatau Steel memiliki tanggung jawab moral untuk turut menghadirkan solusi ketenagakerjaan yang konkret bagi masyarakat Banten," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Melalui kolaborasi tersebut, pihak Krakatau Steel ingin memastikan bahwa ekosistem industri yang telah berkembang di Banten dapat memberikan manfaat yang lebih luas lewat peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja. 

Kehadiran Banten Migrant Center ditargetkan menjadi sarana penyiapan kompetensi sekaligus membuka akses penempatan kerja yang legal, aman, serta berkualitas bagi masyarakat Banten di berbagai negara tujuan.

Pihaknya menyatakan bahwa Krakatau Steel Group siap mengoptimalkan aset pendidikan, sarana pelatihan, serta lingkungan industrinya melalui Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS) demi mendukung pengembangan tenaga kerja terampil yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

"Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang memiliki kompetensi global, sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus martabat tenaga kerja Indonesia di pasar internasional," kata Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan apresiasi atas kolaborasi empat lembaga tersebut dalam upaya mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar global.

"Kami harus memastikan pendidikan dan pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri," katanya.

Melalui sinergi ini, Pemprov berharap akan semakin banyak tenaga kerja Banten yang memiliki kompetensi, mendapatkan perlindungan, serta memperoleh akses terhadap pekerjaan yang layak, baik di dalam maupun luar negeri. 

Ia pun mengapresiasi dukungan Krakatau Steel Group yang telah membuka fasilitas pendidikan dan pelatihan guna menunjang peningkatan kompetensi tenaga kerja. 

Menurutnya, Banten Migrant Center diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang legal, aman, dan berkualitas, sekaligus mendukung upaya penurunan tingkat pengangguran di Provinsi Banten.

Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian P2MI, Dwi Setiawan Susanto, yang mewakili Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyampaikan bahwa Banten menjadi wilayah pertama yang mengintegrasikan pemerintah, perguruan tinggi, SMK, dan BUMN dalam satu ekosistem penyiapan pekerja migran Indonesia.

Ia menyebut Banten sebagai pilot project implementasi arahan Presiden dalam menyiapkan pekerja migran yang kompeten, terlindungi, dan berdaya saing global.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak tenaga kerja terampil yang mampu mengisi berbagai peluang kerja di pasar internasional," ujarnya.

Ia menambahkan, Banten Migrant Center akan menjadi pusat penguatan kompetensi, pelatihan, dan akses informasi bagi calon pekerja migran agar mampu mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus memperluas kesempatan kerja yang aman, legal, serta berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index