Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lewati Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 02:09:31 WIB
Pjs Corporate Secretary Vega Pita. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) memberikan kepastian bahwa kapal tanker very large crude carrier (VLCC) Pertamina Pride sudah sukses melewati Selat Hormuz dengan kondisi aman.

"Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz, semalam. Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa," ujar Pjs Corporate Secretary Vega Pita, Kamis (9/7/2026).

Pergerakan kapal Pertamina Pride dimulai pada Selasa, 7 Juli 2026 jam 13.00 waktu Dubai (16.00 WIB) dan sukses melewati wilayah kritis serta Selat Hormuz pada Rabu, 8 Juli 2026 jam 00.15 WIB. 

Keberhasilan tersebut juga membuktikan bahwa langkah mitigasi risiko serta pengawasan operasional oleh PIS terlaksana secara efektif demi melindungi keamanan pelayaran di tengah situasi kawasan yang dinamis.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, dan seluruh pihak atas dukungannya selama ini," ujar Vega.

Mirip dengan langkah pada Kapal Gamsunoro, penentuan waktu serta jalur yang ditempuh Pertamina Pride dalam melewati Selat Hormuz diambil setelah melalui proses diskusi dan analisis risiko yang amat ketat, dengan mencantumkan puluhan kriteria wajib.

 Hal tersebut mencakup jaminan asuransi, faktor teknis maupun operasional, tingkat keamanan, hingga kesiapan dari para kru, hingga akhirnya kapal ditetapkan siap angkat sauh dari Teluk Arab.

Sepanjang pelayaran, posisi kapal dipantau secara penuh selama 24 jam. Para kru kapal di perairan terus melakukan komunikasi intensif dengan tim darat yang bersiaga di crisis center PIS demi menjamin keselamatan pelayaran.

Vega memaparkan bahwa semua kru kapal Pertamina Pride berada dalam keadaan selamat dan aman. Kapal tanker dengan daya tampung mencapai 2 juta barel minyak mentah ini pun segera meneruskan pelayarannya menuju Cilacap demi menyalurkan sekaligus mempertahankan ketahanan energi domestik.

Perjalanan kapal Pertamina Pride diprediksi memakan waktu selama 15 hari, sehingga dijadwalkan bersandar di Indonesia pada 23 Juli yang akan datang. 

PIS berkomitmen untuk terus memonitor secara ketat situasi keamanan pada rute pelayaran internasional serta menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan guna menjamin keselamatan kru, keamanan kargo, sekaligus kelancaran pasokan energi nasional.

"PIS menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan perhatian dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga kedua kapal, Gamsunoro dan Pertamina Pride dapat berlayar keluar dari Selat Hormuz," ujar Vega.

Terkini