Abdul Mu’ti Puji Konsistensi Beasiswa Pemkab Rembang

Senin, 06 Juli 2026 | 18:48:02 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. 

Apresiasi ini diberikan atas konsistensi pemerintah daerah tersebut dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan lewat Forum Anak Beasiswa Rembang, yang dinilai sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia.

Menurut Abdul Mu’ti, langkah strategis tersebut selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait perluasan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak di Indonesia, tanpa melihat asal daerah maupun status ekonomi mereka.

“Forum seperti ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para penerima beasiswa. Yang lebih penting, forum ini harus menjadi ruang lahirnya generasi muda yang cerdas, percaya diri, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Abdul Mu'ti menilai keberadaan wadah tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen dari pemerintah daerah bisa membuka kesempatan bagi anak-anak bangsa dalam meraih masa depan yang cerdas melalui jalur pendidikan. 

Bagi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, program beasiswa bukan sekadar pemberian bantuan finansial untuk sekolah. Pengalaman hidup Abdul Mu'ti sendiri telah membuktikan bahwa peluang yang diperoleh dari beasiswa mampu mengubah arah masa depan seseorang.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah juga menegaskan bahwa pihak pemerintah senantiasa memperluas keterjangkauan pendidikan lewat beragam kebijakan afirmatif. 

Beberapa di antaranya meliputi Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, Garuda Transformasi, hingga Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), agar ruang untuk berkembang selalu terbuka bagi semua anak yang mempunyai kemauan belajar.

“Kesempatan itu terbuka bagi siapa pun. Percaya dirilah, meskipun berasal dari keluarga sederhana atau tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota. Masa depan dibangun dari kesungguhan belajar,” tutur Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Selanjutnya, Abdul Mu'ti memotivasi agar program beasiswa di tingkat daerah bisa terus dioptimalkan sesuai dengan potensi yang dimiliki wilayah masing-masing. 

Sebagai contoh di Rembang, Abdul Mu'ti menilai penguatan pada sektor pendidikan vokasi yang berbasis kelautan dapat mencetak para lulusan yang tidak cuma siap masuk dunia kerja, melainkan juga berkompetensi membuka lapangan pekerjaan baru.

“Kami harus menguasai teknologi digital karena itu kebutuhan masa depan. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga keadaban digital. Teknologi harus membuat kami semakin beradab, bukan kehilangan nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Pada momen yang sama, Pembina Forum Anak Beasiswa Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro, memaparkan bahwa program ini telah berhasil mengantarkan 494 mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi sejak tahun 2017. 

Total tersebut mencakup 389 penerima beasiswa di perguruan tinggi negeri serta 105 penerima di perguruan tinggi swasta yang berada di wilayah Kabupaten Rembang.

“Forum Anak Beasiswa Rembang harus terus menunjukkan bahwa keberadaannya membawa manfaat bagi masyarakat. Anak-anak inilah yang kelak menjadi generasi penerus pembangunan Kabupaten Rembang dan Indonesia,” kata Hanies.

Terkini