Harga Emas Spot Naik 0,8% ke Level US$4.063,56 Per Ons Troi

Kamis, 02 Juli 2026 | 01:22:32 WIB
Data Pekerjaan AS Lemah, Harga Emas Pagi Ini Lanjut Menguat [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga emas memperpanjang tren penguatan pada hari ini, sesudah menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sepekan pada sesi sebelumnya, seiring langkah pelaku pasar mencermati data ketenagakerjaan yang lebih rendah daripada prediksi. 

Di samping itu, koreksi harga minyak turut menyuguhkan sokongan tambahan bagi komoditas emas batangan.

Pada perdagangan Kamis (2/7/2026) pukul 08.45 WIB, harga emas spot terkerek naik 0,8% menuju posisi US$4.063,56 per ons troi, setelah sebelumnya sempat melesat ke level US$4.114,99 per ons troi pada hari Rabu yang menjadi titik tertingginya sejak 23 Juni. Sementara itu, harga emas untuk kontrak berjangka pengiriman Agustus 2026 bergerak turun tipis 0,2% ke level US$4.075,6 per ons troi.

Berdasarkan laporan ketenagakerjaan nasional ADP, penyerapan tenaga kerja swasta tumbuh sebesar 98.000 pekerjaan pada bulan lalu, menyusul penambahan 122.000 pekerjaan tanpa revisi pada bulan Mei. Adapun para ekonom yang dijaring dalam survei Reuters memproyeksikan lapangan kerja swasta bakal tumbuh sebesar 118.000.

Di sisi lain, harga minyak melorot pasca Iran dan Amerika Serikat merampungkan putaran negosiasi tidak langsung pada hari Rabu yang menitikberatkan bahasan pada Selat Hormuz, walau cuma mencetak sedikit perkembangan menuju perdamaian yang permanen. 

Tingginya harga minyak beserta kondisi pasar tenaga kerja yang solid berpotensi memantik kecemasan seputar inflasi dan bertahannya suku bunga tinggi dalam periode yang panjang.

 Walaupun emas secara tradisional dinilai sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi, daya pikat emas sebagai aset tanpa imbal hasil cenderung merosot dalam iklim suku bunga tinggi.

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengutarakan pada hari Rabu bahwa ia bakal tetap teguh pada sasaran inflasi bank sentral AS di level 2%, tetapi tidak menyuguhkan indikasi yang benderang mengenai arah kebijakan moneter atau proyeksi ekonomi ke depan. 

Mengacu pada CME FedWatch Tool, para pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada bulan September berada di kisaran 64%, yang memperlihatkan menguatnya ekspektasi atas kebijakan moneter yang ketat.

Para pemodal saat ini tengah menantikan rilis data nonfarm payroll periode Juni yang dijadwalkan keluar hari ini demi menjaring indikasi lanjutan seputar haluan kebijakan moneter The Fed, yang berpotensi ikut mendikte fluktuasi jangka pendek harga emas.

Untuk komoditas lainnya, harga perak spot terpantau menanjak 1% ke level $59,76 per ons, platinum naik 0,4% menuju $1.583,05, serta paladium menguat 1,1% ke posisi $1.223,80.

Terkini