Matahari (MPPA) Rights Issue Rp1,19 T, MLPL Jadi Pembeli Siaga

Rabu, 01 Juli 2026 | 05:06:01 WIB
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). (Foto: NET)

JAKARTA - Langkah strategis diambil oleh PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang tengah bersiap memuluskan aksi korporasi lewat Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tahap VIII. 

Langkah ini ditempuh demi memperkokoh struktur permodalan sekaligus menyokong ekspansi bisnis perseroan ke depan.

Merujuk pada dokumen prospektus yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (30/6/2026), MPPA berencana melepas maksimal 23,99 miliar lembar saham baru. 

Jumlah tersebut mengambil porsi paling banyak 64,92% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh pasca-eksekusi PMHMETD VIII.

Menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp 50 per saham, emiten pengelola Hypermart ini berpeluang mengantongi tambahan modal segar hingga mencapai Rp 1,19 triliun.

Nantinya, perolehan dana dari hasil rights issue tersebut—setelah dipotong seluruh biaya emisi—akan dimanfaatkan untuk membiayai belanja modal (capex) serta modal kerja perseroan. 

Alokasi dana capex ditetapkan sebesar Rp780 miliar, yang sebagian besar bakal dialihkan untuk membiayai akuisisi beberapa aset properti dan bangunan milik pihak afiliasi di sejumlah daerah, seperti Surabaya, Gresik, Bogor, Yogyakarta, dan Tangerang.

Jika dibedah secara mendalam, dana belanja modal tersebut di antaranya akan mengalir untuk akuisisi bangunan di Mall City of Tomorrow Surabaya dengan nilai Rp 351,5 billion, aset properti di Gresik senilai Rp 134,5 miliar, serta aset di Bogor yang masing-masing bernilai Rp 122 miliar dan Rp 49,5 miliar. 

Selain itu, perseroan juga membidik aset di Yogyakarta seharga Rp 68 miliar dan lahan murni di kawasan industri Balaraja dengan nilai Rp 54,5 miliar.

Adapun sisa dana segar yang diperoleh akan diposisikan sebagai modal kerja operasional. Hal ini dilakukan demi memacu pertumbuhan bisnis inti perusahaan, termasuk mengoptimalkan kualitas persediaan lewat pembelian produk barang dagangan dari para mitra pemasok.

Pihak pemegang saham utama MPPA, yaitu Multipolar Tbk (MLPL), telah menegaskan komitmennya untuk mengeksekusi seluruh porsi HMETD yang menjadi hak mereka sebanyak 12,03 miliar saham. 

Tidak hanya itu, MLPL juga siap memasang badan sebagai pembeli siaga dengan menyiapkan dana maksimal Rp378,39 miliar guna menyerap sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham publik lainnya.

Adapun jadwal periode pelaksanaan PMHMETD VIII ini dijadwalkan bergulir mulai tanggal 1 Juli 2026 sampai dengan 3 Juli 2026, yang kemudian akan dilanjutkan kembali pada periode 6 Juli 2026 hingga 7 Juli 2026. 

Agenda korporasi besar ini sebelumnya telah mengantongi lampu hijau dan restu resmi dari para pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sudah digelar pada 30 Maret 2026 lalu.

Terkini