Strategi Menkeu Purbaya Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,8-6,5 Persen di 2027

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:41:53 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan sejumlah strategi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Selasa, Purbaya menjelaskan bahwa langkah-langkah strategis ini dirancang untuk mempercepat perputaran roda ekonomi serta memperkuat kinerja sektor riil. 

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan konsumsi sekaligus memicu gairah investasi guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

“Yang pada tahun 2027 ditargetkan sebesar 5,8 persen sampai dengan 6,5 persen sebagai transmisi menuju pertumbuhan 8 persen pada tahun 2029,” kata Purbaya.

Pemerintah menempuh strategi berupa sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter, serta sektor keuangan agar saling menguatkan. Selain itu, pemerintah berupaya mempercepat realisasi investasi bernilai tambah tinggi yang berorientasi pada ekspor.

Langkah ini diwujudkan lewat optimalisasi peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna mengakselerasi investasi produktif di sektor strategis, sekaligus memperkuat aset negara melalui keterlibatan investor global.

“Investasi yang dilakukan difokuskan pada sektor-sektor strategis yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global dan menyerap tenaga kerja dengan keterampilan dan tingkat upah yang lebih baik,” ujar Purbaya.

Pemerintah turut berupaya meningkatkan daya beli masyarakat melalui efektivitas program perlindungan sosial, menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperluas lapangan kerja agar konsumsi rumah tangga tetap kuat.

Sejumlah program unggulan, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, juga dijalankan secara berkualitas agar memberikan efek berganda bagi ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Berbagai program prioritas terus didorong lebih efektif dan berkualitas sehingga menciptakan multiplier effect yang luas,” tutur Purbaya.

Terkini